… is my 6th year at HBT…
wow… never thought I would be this long in this company…
… is my 6th year at HBT…
wow… never thought I would be this long in this company…
Bikin wish list ahhh… atau daftar belanjaan aja deh… (hehehe.. karena pastinya sebagian besar akan merogoh kocek sendiri…). Soalnya baru aja nge-cek bukukita.com and inibuku.com… koq tiba-tiba banyak buku baru ya??
Coba… apa aja ya, yang masuk daftar belanjaan?
1. Honeymoon with My Brother – Franz Wisner
2. Inkheart – Cornelia Funke
3. Drachenreiter: Sang Penunggang Naga – Cornelia Funke
4. The Magician – Michael Scott
5. Pangeran Pencuri – Herr Der Diebe – Cornelia Funke
6. The Witch of Portobello – Paulo Coelho
7. Spook’s Apprentice – Joseph Delaney
8. The Last Concubine – Lesley Downer
??? Cuma 8 buku? Masa’ sih??? Hehehe.. pastinya bakalan bertambah banyak nih nanti…

Beginilah gaya Mika kalo lagi ‘baca’ buku. Serius… meskipun bukunya terbalik.. hehehe… kadang-kadang, keningnya berkerut, mulutnya komat-kamit… dan kalau ketemu gambar yang dikenalnya, langsung Mika bilang, “Bbbuuuu…” sambil nunjuk gambarnya. Entah itu gambar traktor, balon, domba, ayam… atau apa aja…
Kalau lagi makan, harus sedia buku yang banyak, biar Mika makannya anteng. Bosan buku yang satu, dikasih buku yang lain, bosen lagi… ganti buku lagi… Uhhh.. entah udah berapa buku yang kotor kena makanan…
Hmmm.. semoga Mika ‘ketularan’ Mamanya yang ‘gila’ baca…

Karena baca, ‘Teka-Teki Cinta sang Pramusaji’, gue jadi pengen nonton ‘Slumdog Millionaire’… dan gue jadi pengen dateng ke India… meskipun temen gue bilang (dan rasanya gue sering membaca kata-kata ini juga), kalo India adalah tempat yang paling gak pengen dia datengin, kalo India adalah tempat yang paling kotor, jorok dan berantakan di dunia…
Tapi…. Karena baca ‘Taj Mahal’ gue jadi bermimpi untuk bisa berkunjung ke India, ngeliat gimana indahnya Taj Mahal…
Married with a Vampire
Joko D. Mukti
GPU – Maret 2009
344 Hal.
Vampir cantik dari New York.
Pemuda kesepian yang nyaris jadi gelandangan.
Pertempuran untuk kebebasan di sebuah kota yang dihantam wabah vampir.
Cinta yang tumbuh dalam jalinan gairah menggelegak.
Pernikahan mustahil dari kegilaan dan kesunyian hati manusia.
Tragedi yang mengintai dari sudut-sudut gelap keliaran dan keganasan.
Siapakah yang akan menang? Siapakah yang akan tercampak?
Dan di manakah letak cinta yang dihidupi dengan darah?
Well… well… membaca kilasan cerita, gue sempat tertarik. Gue mengharapkan sedikit kisah romantis a la Edward Cullen dan Bella Swan. Meskipun dari cover, tentunya gue harusnya tau, buku ini gak akan seromantis itu.
Dari awal cerita, suasana ‘gelap’ udah terasa. Diawali dengan kekecewaan, langsung disambung dengan suasana histeris dan menakutkan.
Terus, gue jadi bosan… karena agak-agak gak jelas cerita ini mau dibawa ke mana. Gue jadi males nerusinnya. Maunya jadi cerita ‘horor’, koq rada nanggung gitu tegangnya. Banyak yang kaya’nya rada maksa (menurut gue lhooo…). Dan, jadilah buku ini gak gue terusin…
Karena gak sabar, gue langsung menuju lembar-lembar terakhir, yang gue baca hanya sekilas, terus gue liat, buku ini akan ada sekuelnya. Biasanya sih, kalo tau ada sekuelnya, gue suka tertarik mau baca lagi… tapi… ntar dulu ahhh…

Ini adalah dua name tag gue di kantor. Coba bandingkan… Yang baru dan yang lama… Name tag lama, pake foto gue waktu jaman kuliah. blom ada ‘glambir’ di pipi, masih kurus.
Sementara, name tag baru, fotonya adalah foto yang diambil sekitar 3 bulan setelah gue melahirkan. Lihatlah pipi tembam itu…
Mungkin jarak antara foto yang lama dengan yang baru… hmmm… 10 tahun?? OMG….
Jakarta, 27 Maret, sekitar jam 6 sore…





Blog ‘lemaribuku’ udah pindah.. sekarang giliran blog ‘hari-hari’ yang ikutan pindah… Jadi di sinilah ‘rumah baru’ buat si ‘justanotherstories’… moga-moga betah…
Tapi, gue masih belom nemu cara buat ganti template nih… soalnya, ternyata banyak template buat wordpress yang lucu-lucu, tapi blom ngerti caranya.