
… there is always a silver lining,
in every clouds…
(dapet quote ini waktu les bahasa inggris di LIA, dan sampai sekarang selalu muncul di kepala gue setiap kali gue lagi down…)

… there is always a silver lining,
in every clouds…
(dapet quote ini waktu les bahasa inggris di LIA, dan sampai sekarang selalu muncul di kepala gue setiap kali gue lagi down…)
1. Honeymoon with My Brother – Franz Wisner
2. Inkheart – Cornelia Funke
3. Drachenreiter: Sang Penunggang Naga – Cornelia Funke
4. The Magician – Michael Scott
5. Pangeran Pencuri – Herr Der Diebe – Cornelia Funke
6. The Witch of Portobello – Paulo Coelho
7. Spook’s Apprentice – Joseph Delaney
8. The Last Concubine – Lesley Downer
9. Book Thief – Markus Zusak
10. The Host – Stephanie Meyer
11. Graveyard – Neil Gaiman



Hari Sabtu kemarin, waktu jalan-jalan ke Senayan City, kita ngeliat ada Thai Tourism Festival – temanya ‘Wonderful Thailand’. Ya yang dipamerin/dijual, ada makanan khas Thailand, kaya’ bumbu Tom Yang Kung, ada Thai Silk, terus, travel-travel yang nawarin paket liburan ke Thailand, ada Thai Massage, dan ada kue-kue khas Thailand (yang sayangnya gak boleh diicip-icip – jadi hanya dipandangin aja tuh bentuknya yang mungil dan cantik-cantik). Ada juga pertunjukkan Thai Puppet.
Di foto searah jarum jam: (1) Thai Puppet; (2) Kue Kachowseeda dan kue Mowton; (3) Kue Senaejun dan kue Jamongkut; (4) kue lagi (gak tau namanya apa) – tapi ini sering banget ada di resto Thailand.
Ironis banget gak sih… di saat lagi promo tentang Thailand, di saat yang sama juga lagi ada demo di Thailand sana…
Kadang-kadang, dalam hal pemilihan buku, apa yang dibaca orang sering ikut mempengaruhi gue. Contohnya aja waktu gue tiba-tiba tertarik pengen baca ‘Honeymoon with my Brother’. Gue itu amat sangat jarang tertarik untuk baca yang namanya buku non-fiksi, memoar. Karena menurut gue, suka jadi membosankan. Makanya waktu buku ini terbit terjemahannya, dan banyak yang bilang buku ini bagus, gue masih blom tergerak.
Tapi… waktu di blog ini bilang buku ini bagus, entah kenapa, gue jadi gak sabaran pengen baca juga. Bahkan gue nyaris memesan signed copy-nya!! Hehehe… blog ini emang sering banget mempengaruhi gue buat baca sebuah buku. Waktu gue masih lumayan aktif di bookmooch.com, gue sering me-mooch buku-buku yang ada di blog-nya mbak Alaaya ini (meskipun gue gak kenal juga sih sama beliau).
Waktu di Gramedia PIM, gue masih sedikit ragu-ragu… takutnya buku ini hanya gue baca sebentar lalu gue tinggalin karena bosen. Makanya, gue sempet baca sekilas buku yang udah kebuka sampul plastiknya, demi untuk lebih meyakinkan gue kalo buku ini emang bagus.
Dan, waktu weekend panjang kemarin, gue juga nyari buku yang ringan buat dibaca pas liburan. Gue ingetlah buku Glam Girls di blognya Mina. Meskipun gue bisa nebak-nebak apa isi buku ini, toh, gue beli juga buku ini, dua seri sekaligus. Buku yang juicy, yang kriuk… lumayan pas buat santai-santai…
Bahkan, gara-gara baca Glam Girls – si Adrianna kan nge-fans sama Phillip Roth, gue juga jadi pengen tahu siapa Phillip Roth itu. Bukunya apa aja… bagus gak… hmmm.. tapi kaya’nya blom ada yang diterjemahin ya?
Yiiipppeee… dapet buku gratis dari GPU…. The Tales of Beedle the Bard-nya JK Rowling edisi bahasa Indonesia – judulnya jadi: Kisah-Kisah Beedle si Juru Cerita. Dapet dari ikutan pasang banner-nya buku ini di blog (waktu itu masih blog lemaribuku di blogspot).
Udah punya yang bahasa Inggris sih… tapi blom dibaca. Asyik deh… buat nambahin koleksi bukunya Mika… hehehe.. mamanya dulu yang baca…dan, baru diceritain ke Mika…
=================
Kisah-Kisah Beedle Si Juru Cerita menceritakan lima dongeng beragam, dengan karakter magisnya masing-masing, yang akan menghadirkan kegembiraan, tawa, Dan ketegangan bagi para pembaca.
Catatan tambahan untuk setiap cerita yang ditulis langsung oleh Professor Albus Dumbledore pasti akan dinikmati semua orang, baik Muggle ataupun kalangan penyihir. Seperti biasa Professor Dumbledore membahas pelajaran-pelajaran moral yang bisa didapat dari kisah-kisah ini, juga membocorkan sedikit informasi mengenai kehidupan di Hogwarts.
Ini adalah buku ajaib, lengkap dengan ilustrasi sang penulis sendiri, J. K Rowling. Kisah-kisahnya akan terus kausimpan dalam hati selama tahun-tahun mendatang.
Catatan:
1. Royalti buku ini akan didonasikan kepada Children’s High Level Group.
2. Children’s High Level Group (CHLG) berkampanye untuk melindungi Dan mempromosikan hak-hak anak, serta membuat kehidupan anak-anak yang rentan menjadi lebih baik.
Honeymoon With My Brother
Bertualang Keliling Dunia Gara-gara Putus Cinta
Penerbit Serambi – November 2008
486 Hal.
Apa yang akan Anda lakukan jika tunangan Anda mencampakkan Anda menjelang pesta pernikahan saat semua undangan telah disebar dan sebagian tamu tengah berada dalam perjalanan ke kota Anda?
Kehidupan Franz Wisner seolah-olah hancur berantakan ketika tunangannya yang telah dipacarinya selama 10 tahun memutuskan hubungan seminggu sebelum hari pernikahan mereka. Dengan pesta pernikahan dan bulan madu yang telah siap menanti, ada dua pilihan yang tersedia baginya: membatalkan semuanya atau menjalankannya tanpa mempelai wanita. Didukung oleh adiknya, Kurt Wisner, dan para sahabatnya, Franz yang nyaris putus asa mengambil pilihan kedua.
Bulan madu yang awalnya dianggap sebagai gurauan untuk meringankan beban hati, ternyata berubah menjadi pengalaman luar biasa. Franz dan Kurt, dua bersaudara yang semula merasa saling terasing menemukan kembali jati diri dan keintiman mereka. Keduanya kemudian memutuskan berhenti dari pekerjaan mereka, menjual rumah mereka, menyumbangkan pakaian dan perabot mereka, membuang ponsel dan penyeranta mereka, lalu pergi bersama mengelilingi dunia.
Setelah bertualang selama empat tahun dan menyinggahi lebih dari enam puluh negara, termasuk Indonesia, hubungan mereka justru semakin erat. Franz yang semula patah hati akhirnya menemukan makna hidup yang baru.
Perjalanan mereka pun berubah menjadi sebuah cara baru menikmati hidup. Dari alam liar Amerika Latin hingga Eropa Timur dan Timur Tengah, dari Afrika hingga Asia Tenggara, Australia dan Selandia Baru, setiap petualangan baru membawa mereka ke tempat-tempat yang lebih unik dan menarik, diwarnai aneka kisah seru yang mereka alami.
Lucu, menyentuh, dan sekaligus sangat menghibur, buku ini bakal memancing hasrat bepergian Anda. Mengikuti kedua bersaudara itu sedikit demi sedikit menanggalkan setiap rutinitas harian mereka dan hidup bebas merdeka, mau tak mau Anda akan berharap dapat melakukannya juga

… Pemilu 2009…
Tapi, gue gak dapet surat undangan untuk memilih dari TPS setempat…
Sementara itu, adek gue yang udah pindah rumah dan punya KTP baru malah dapet…
Meskipun, gue juga gak tau sih, mau milih yang mana ya???
The Worlds of Chrestomanci: Charmed Life
(Eric Chant dan Korek Api Bertuah)
GPU – Maret 2009
256 Hal.
“Selamat Datang di Dunia-Dunia Chrestomanci”, tempat sihir menjadi sesuatu yang seumum matematika–dan dua kali lebih merepotkan jika berada di tangan yang salah!
Semua orang mengatakan Gwendolen Chant adalah penyihir berbakat yang memiliki kekuatan menakjub-kan. Jadi gadis cilik itu tidak merasa heran ketika Chrestomanci mengajaknya tinggal di kastilnya untuk dididik bersama anak-anaknya sendiri. Gwendolen berangkat dengan antusias, yakin bahwa cita-citanya menjadi penyihir besar akan segera tercapai. Tapi adiknya, Eric (biasa dipanggil Cat) tidak begitu bersemangat, karena ia sama sekali tidak berbakat sihir.
Ternyata, hidup bersama Chrestomanci dan keluarganya tidak seperti yang dibayangkan Gwendolen maupun Cat. Bukannya dikembangkan bakat sihirnya, Gwendolen malah tidak diizinkan melakukan sihir sama sekali! Gwendolen berang dan sengaja unjuk kekuatan, sampai-sampai adiknya nyaris tewas gara-gara korek api bertuah!
Page: 173 of 256